Komplekku Sayang, Komplekku Malang

Pamulang Permai I (Pamper I), itulah nama komplek perumahan tempat tinggalku sekarang. Aku tinggal di komplek ini sudah hampir 11 tahun (20 Desember 1997).

Perumahan ini termasuk perumahan BTN pertama di wilayah Pamulang, katanya orang dulu menyebut Pamulang dengan sebutan ‘tempat jin buang anak’ saking jauhnya dari peradaban Metropolitan  Jakarta. Itu dulu, sekarang nih di Pamulang banyak perumahan yang lebih jauh lagi … ‘tempat anak jin buang anak’ (cucu-nya sih belum … hihihi)

Banyak kenikmatan tinggal di perumahan ini, dari segi luas tanah ya BTN zaman dulu otomatis lumayan gede juga (bandingin dengan komplek2 sekarang), airnya bagus . jernih  (katanya dulu bekas kebon bukan rawa …) dan udaranya sejuk , tempat belanja ya lumayan ada Superindo, Giant, Alfa, Kentucky, belum lagi makanan2 tenda lainnya.

Lainnya, dekat dengan kantor pemerintahan kecamatan dan puskesmas dan juga polsek Sekolah didalam komplek sampai Universitas ada lho yaitu Universitas Pamulang alias Unpam. (hayo ….  mana ada kota kecamatan yang punya universitas selain Pamulang … )

Sayangnya bioskop dah bubar ….  Tapi yang terpenting dari semua itu adalah Pamper I ini adalah komplek di sekitar Pamulang yang tidak terkena banjir saat banjir besar yang melanda Jakarta dan Sekitarnya.

Cuma ada satu hal yang menjadi ganjalan, adalah jalannya yang rusak. Makanya julukan komplekku sayang, komplekku malang sepertinya cocok untuk Pamper I ini … :))

Pamper I ini memang terbilang perumahan besar dengan kurang lebih 1.000 unit rumah, jalan masuk komplek juga banyak. Mungkin karena banyak itulah kekompakan diantara sesama anggota komplek tidak terjalin dengan baik. Plus alasan2 lainnya.

Kondisi jalan di Pamper memang parah … masuk dari Portal (samping Pacuan Kuda Pamulang) jalannya seperti off road, pernah dibenerin sama calon lurah … tapi lurahnya nggak kepilih lagi. Trus kemarin Ismet –Rano mau jadi Bupati sempet juga dempul2 jalannya .. tapi tidak ada kelanjutannya.

Masuk melalui jalan Superindo … ya nggak beda jauh juga deh …. Kalau dah begitu biasanya inisiatif warga per RT atau per-gang saja memperbaiki masing-masing …  jalan utama mah teteuuup.

Ada satu lagi nih … system penomoran di Pamper rada ribet … jadi kalau kebetulan berkunjung ke Pamper I,  tanya alamat .. mintalah anter sama tukang beca yang mangkal … karena urutan bloknya rada riyeuuut…. dan hanya tukang becak yang hafal.

Ciputat - Pamulang

Pamulang – Ciputat  – Fatmawati

Udah kurang lebih 10 tahun rute ini menjadi rute wajib …..
Sering banget ada yang tanya  :

Pamulang :
Q : Rumahnya dimana ?
A : Pamulang
Q : Jauh juga …( atau ) Pamulang tuh dimana sih ??
A : deket  Bintaro (jawaban paling gampang, abis suka pada nggak ngerti diterangin juga ….   )

Ciputat :
Q : Pamulang lewat Ciputat dong ??
A : Iya ..
Q : itu kan macet banget ??
A : Emang ada di Jakarta yang nggak macet  ????

Fatmawati:
Q : Kantornya di mana ?
A : di Fatmawati deket ITC Fatmawati
Q : Aiiiih ke situ kan macet banget
A  :  ???? (emangnya kalo ke Sudirman nggak macet gitu ??)

Pamulang – Ciputat – (tambah) Lebak Bulus – Fatmawati, sebenarnya kalau diitung-itung dengan meteran nih jaraknya nggak jauh-jauh banget. Kalau lancar paling lama juga 45 menit tuh dari rumah dah nyampe kanter daku di kawasan ITC Fatmawati. Tapi karena ini Jakarta otomatis jadi hal yang sangat aneh jalanan lancar.

Pada masa awal pembangunan bus way di  wilayah selatan Jakarta yang uuiiiiih … nggak karuan deh. Pembangunan bush way di Lebak Bulus dan nyambung Pondok Indah, membuat antrian yang ujungnya sampe ke gintung  (ayo … tahu nggak gintung di mana ??) Pamulang – Fatmawati yang biasanya bisa ditempuh dengan 1 – 1,5 jam sekarang … ditempuh antara 2 – 3 jam.  Syukur sekarang dah lumayan nggak terlalu mengerikan.

Keluar Lebak Bulus, ada 2 jalur yang bisa dilalui untuk mencapai kantorku Intermatrix (IMX). Kalau naik bis (andalan) 76 keluar lebak bulus langsung masuk tol keluar Fatmawati dan mulailah dengan kepadatan Fatmawati. Tapi kalau di anterin alias biasanya lewat ke Pondok Indah, Haji Nawi dan masuk deh Fatmawati.

Saat ini yang membuat stress adalah pembangunan fly over pasar Ciputat. Senin – Kamis rada tenang karena pulang pergi bareng suami (walaupun dia ngedumel kalo bawa mobil capelah …. Hehehe biarin aja). Tapi hari lainnya waduh bener2 mesti persiapan mental jiwa dan raga.. hehe.

Kalau berangkat pagi naik bis andalan 76 udah ngetem dan macet campur aduk jadinya. Sekarang penumpang malah bermacet2-an jadi kebanyakan naik ojeg atau jalan sampai titik aman sekitar pom bensin Ciputat, setelah itu naik angkot. Alhasil kadang 76 nunggu penumpang lama banget. Padahal biasanya tuh yang namanya 76 paling juga 10 menit masuk Ciputat dah penuh.

Pembangunan Fly Over Ciputat sekarang baru 50% berjalan dah ada bentuk sih tapi kayanya masih lama ke selesai tuh. Kemarin beberapa hari lalu ada truk yang kejeblos di sekitar jalan projek. Waduh …. Pulang kantor terpaksa harus gerak jalan dari pom bensin sampai ke pasar ciputat.

Kita biasanya gerak jalan juga kalau bis 76 nyebelin nurunin penumpangnya di Pom (lagi2 Pom ) padahal penumpang dah pada ngedumel .. tapi cuek aja tuh supir & kenek.

Ya … yang tinggal di sekitar Ciputat – Pamulang dan yang masih melewati pasar . bersabar ya … moga aja setelah selesai pembangunan jalan, kita bisa bernapas lega dengan kelancaran dan ketertiban Ciputat.

Pak Ismet & Bang Rano …. Ditunggu karyanya untuk kemajuan Kab. Tangerang. Ciputat jalur padat lho …

K U D U S

Liburan kami di Kudus cukup panjang tahun ini, kami memanfaatkan dengan mengenal Kota yang terkenal dengan sebutan kota kretek ini.

Kota kudus berada di jajaran pantai utara Jawa tepatnya di Jawa Tengah. (ada hihihihi ada juga lho yang nggak tahu Kudus dimana). Beberapa kali ada yang tanya sama aku:

Q : suamimu orang mana wid?
A : Orang Kudus
Q : oooh Jawa Timur dong …
A : Aiiiih Jawa Tengah atuh … :)

Maju mundurnya perusahaan rokok sangat berpengaruh pada pemasukan kota Kudus (saking banyaknya pabrik rokok di Kudus) Djarum menjadi salah  menjadi asset pemasukan terbesar kota ini. Selain itu ada juga perusahaan percetakan terbesar PT Pura (pura apa yah .. ??). Dan yang sekarang Kudus tengah menjadi pembicaraan dengan akan didirikannya PLTN Muria. (Katanya kaka iparku yg di tinggal disana nih   … proyeknya jalan terus, walaupun di tentang). 

Dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia, Kudus merupakan salah satu kota yang menjadi  pusat perkembangan Islam di Jawa, setelah Demak yang merupakan pusat kerajaan Islam pertama  di Jawa didirikan oleh Wali Songo.

Ada 2 wisata ziarah yang berada di kota Kudus yaitu makan Sunan Kudus yang terletak di komplek menara Kudus. Menara mesjid Kudus yang menyerupai candi ini sangat terkenal karena unsur pluralisme yang sangat kental perpaduan unsur Islam, Hindu dan Budha. Dalam Sejarah tercatat Sunan Kudus mendekati masyarakat Kudus dengan memanfaatkan simbol Hindu dan Budha. Hal itu terlihat dari arsitektur mesjid Kudus. Menara, gerbang dan pancuran/padasan wudhu yang melambangkan delapan jalan Budha.  Menara yang diperkirakan didirikan pada abad 16 ini,  sampai sekarang masih berdiri kokoh disamping  Masjid Raya Al-Manar (Al-Aqsa), yang berada di Kauman, Kecamatan Kota, sekitar 1,5 km ke arah barat pusat kota.

Peninggalan lain dari Sunan Kudus adalah permintaannya kepada masyarakat untuk tidak memotong hewan kurban sapi dalam perayaan Idul Adha untuk menghormati masyarakat penganut agama Hindu dengan menggantikan kurban sapi dengan memotong kurban kerbau. Sampai sekarang pesan itu masih ditaati oleh masyarakat Kudus. (sumber:wikipedia)
Sedikit mengenai Sunan Kudus. Dilahirkan dengan nama Jaffar Shadiq. Dia adalah putra dari Sunan Ngudung (Panglima perang Kesultanan Demak) dan Syarifah, adik Sunan Bonang. Diperkirakan wafat tahun 1550.

menara.jpg

Wisata Ziarah lainnya adalah Makam Sunan Muria yang  berada di puncak gunung Muria yang berhawa sejuk. 

Sunan Muria yang bernama asli raden Prawoto dan kemudian berganti nama menjadi Raden Umar Said, adalah putra dari Sunan Kalijaga hasil perkawinan dengan Dewi Saroh. Selanjutnya Raden Umar Said membangun pesantren di lereng Muria tepatnya di Desa Colo, hingga terkenal dengan sebutan Sunan Muria.

Metode dakwahnya mirip dengan ayahnya. Namun berbeda dari Kalijaga, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah sangat terpencil dan jauh dari pusat kota dalam menyebarkan agama Islam. Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan bercocok tanam, berniaga, dan melaut sangat disukainya. Salah satu hasil dakwahnya melalui seni adalah lagu sinom dan kinanti. Tembangnya yang populer dilantunkan dalang pada zaman sekarang adalah sinom parijotho. Parijotho adalah nama tumbuhan yang hidup di lereng Muria.

Beliau wafat dan dimakamkan di Desa Colo pada ketinggian 600 meter dari permukaan laut (dpl). Beberapa kerabat dan pengikutnya juga dimakamkan di lereng gunung setinggi 1.602 m dpl itu.

Komplek ini bisa dicapai dengan jalan kaki melewati sekitar 700 undakan (trap) dari pintu gerbang di dekat lokasi parkir mobil/bus. Bisa juga dengan menumpang ojek. Makamnya ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah, terutama saat upacara Buka Luwur yang diselenggarakan setiap 6 Muharam.  Selain berziarah, pengunjung juga bisa menikmati wisata alam Colo yang eksotik, yang hanya berjarak 1,5 km dari arah selatan makam.

Makanan Khas

Selain terkenal dengan rokok, Menara Kudus. Makanan khas Kudus juga terkenal ’mak nyoos’ biasanya setiap hari kami sekeluarga berwisata kuliner mencoba berbagai makanan. Setiap pagi makanan yang kami serbu adalah lentok (lontong dengan sayur gori (nangka) plus tahu sayur tahu ditambag rawit matang) porsinya nggak terlalu banyak (dengan piring kecil atau sedang). Makannya pas di depan gerobaknya. Lentok ini asalnya ada di daerah namanya Tanjung, tapi sekarang di sekitar GOR Kudus juga sudah ada warung2 Lentok. Perpiringnya hanya 2000 rupiah.

makanlentok.jpg
 
Kalau makan siang, ada soto kudus boleh pilih mau yang ayam atau kebo. Biasanya kami menyantap sotonya Mbak Hijah, atau pak Achwan atau Jatmi. Sotonya biasanya  dipadu dengan kerupuk udang, sate paru, atau perkedel. Selain soto ada juga lontong opor yang kurang lebihnya seperti lentok tapi ditambah telur dan ayam opor.

Yang khas dari Kudus juga adalah Garang Ayam, (ayam dengan santan ditambah blimbing sayur dan bumbu lainya dibungkus dan dikukus …. uiih segernya.

Kalau malam, disekitar Jl. Sunan Muria ada lesehan tahu campur, tahu telur. Sebetulnya bahan-bahannya sih sama aja ada toge dan tahu sebagai bahan yang nggak ketinggalan, hanya ini dipadu dengan bumbu kacang.
Untuk oleh-oleh biasanya yang diburu adalah jenang (dodol) ada Mubarok, Aminah dsb deh. Ada juga kacang goreng sumber gelis yg enak rasanya, atau kacang Jepara yang mirip kacang bali. Tapi kalau pesanan kakak tersayangku adalah krupuk kulit  ….

Nah itulah yang aku ketahui tentang Kudus. Selanjutnya silahkan mencoba. Kudus menarik juga untuk dikunjungi.

S u K a B u M i

Tahu nggak kota Sukabumi?
deket bogor, terkenalnya sih Pelabuhan Ratu.                  
Ada yang menarik?
Aaah biasa saja bagi sebagian orang. Tapi buat gw … nilai historisnya tinggi bo… Gimana nggak gw lahir di dan gede di kota itu, kedua orang tua disana juga, paman & bibi banyak disana juga. Pastinya tujuan utama mudik lebaran adalah Sukabumi.

Sekarang Sukabumi dah rame banget, banyak tempat belanja (supermarketlah …. kalo dibilang mall nanti pada ngiranya kaya PI, PS gitu lagi … :)) Cuma sayang nggak ada ’bioskopnya’-nya. Zaman dulu banyak bioskop yang jadul ada kelas 1 yang duduk di atas dan kelas 2 dibarisan depan.  Sebutlah ada bioskop ’Gelora’ (seringnya muter film oma irama & selalu pueenuuuh banget), ada bioskop ’Indra’ (ini mah filmnya rada suka bagusan sering film 007 zaman Roger Moore),  bioskop ’Royal’ (biasanya film oma irama plus warkop), ’Nusantara’ (specialis Amita Bacan alias India), ’Sukabumi Theatre’ (film anak-anak  Cinderella, Pinokia disitulah nontonnya), ’Capitol Plaza’ (ini sih lebih umum … ).

Satu demi satu bioskop itu beguguran.  Abis itu,  muncul pusat-pusat belanja diawali Puja Sera, tapi nggak tahu kenapa sepi dan akhirnya tutup. Di Capitol juga pernah ada dept store, Cuma bertahan setahun sepi, trus tutup juga. Ada  King supermarket, gw pikir bakalan lama ….  eeeh ternyata tutup juga (tempatnya sekarang disewain buat resepsi kawinan)

Masuk juga  raksasa dept store (saat itu)  Ramayana  dept store.  Lumayan rame karena komplit (one stop shopping gitu deh …) diatasnya ada supermarket Hero, food court, trus ada juga ’21’-nya. Untuk Sementara Ramayana menjadi tempat nongkrong anak-anak sukabumi yang mau nonton, belanja dsb. Cuma sayang, letaknya deket pasar, aksesnya lumayan agak susah (macet deesbe deh)  kecuali yang buat yang datang dari ujung-ujung Sukabumi (kebeneran akhir pemberhentian angkot adalah didepan Ramayana).

Trus berdirilah Yogya Dept store, nah kalo ini mah ngota, letaknya deket alun-alun, aksesnya gampang dsb. Setelah ada Yogya, Ramaya berangsur sepi … hiks 21-nya tutup deh. Hero  pindah gedung ke kota (deket Yogya).

 Setelah itu  berturut2 berdiri matahari, trus toko2 kelas menengah (bukan kelas dept sote maksudnya), Gedung Hero yang ada M’D, Dunkin dsb, trus supermall yang  ada superindo, toko buku  apa gitu dan pedagang2 lainnya.

Tahun ini ada 2 dept store lagi yang berdiri Tiara dan Selamat …. uiiiih, Ngga heran kalau malam minggu (apalagi awal bulan) tuh orang bejibun di pusat2 perbelanjaan. Apalagi menjelang lebaran kaya gini ….. ngga kalah deh sama musim haji di mekkah (hiperbola biar keliatan seru …. hihihihihi)

Awal bulan kemarin gw sama ponakan Yasmine  & si kecil Balya keliling-keliling kota Sukabumi naik becak. Berangkat dari rumah jam 8 pagi. Ya Ammmmpiyuuun … itu yang namanya orang nunguin mall buka … (hiperbola lagi nih …. udah kaya ngantri kereta di gambir  mo mudik)

Tips untuk orang Sukabumi yang mau jalan-jalan saat deket-deket lebaran nih  …. jangan ke pusat kota pake bawa mobil segala, udah nggak ada tempat parkir jalannya juga susah beeng …. mending naik beca sambil mejeng and ngusirin yang ngalingin jalan

(Penumpang becak : misi teh, kang, …. (pejalan kaki sambil lirik kagum .. mangga neng …. heuheuheuy) )

Trus tips nukadua, kalau kekurangan garem di rumah nggak usah lari ke supermarket, mending cari ke warung mang ujo yang deket rumah aja. Supermarketmah …. uuuuh antriannya panjang pisan.

MAKANAN ENAK DI SUKABUMI

Sukabumi juga termasuk kota yang disebut-sebut enak makanannya, yang terkenal sih pepesnya …. katanya orang2 ikannya itu lho … gurih.

Terus untuk yang bisa dibawa pulang,  ada moci …. lumayan banyak dikenal orang, sekarang ini di Jl. Kaswari ada pembuat moci sekalian dengan toko kue jajanan sukabumi ada Noga (tingting kacang), sale pisang, dodol dsb.

Ada juga aneka kripik SEHI, lumayan … (gw aja bawa ke kantor pada ketagihan ….) yang enak kripik singkongnya … nggak kalah deh sama kusuka yang disupermarket.

Trus kalo jajanan, ada bakso Mang Ja’i, dari zaman gw SD sampe sekarang  gw dah 36 tahun,  tuh bakso masih enak dan masih terkenal. Hehehe inget bakso Jai,  jadi inget zaman SD, anaknya si mang Jai  sekelas & segeng sama gw di madrasah  (sekolah agama sore). Pastinya … gw pulang sekolah jam 4,  gw selalu ngajak dia untuk makan gratis … (saat itu  .. anak sd mana sanggup beli bakso Jai … hihihihi).

Ada lagi sate sapi … itu satu-satunya sate yang bermadhab  sapi (hihihi yang lainnya aliran kambing bo…, (dan secara ….  kita sekeluarga nggak suka kambing gitu). Sate ini adanya cuma malem doang  di sekitar Jl. A. Yani

Ada juga Bandrek, Bajigur dan Rarawuan ’Mang Hasan’. Tahu nggak Rarawuan itu apa ? dia itu masuk spesies gorengan yang terbuat dari tepung plus kacang merah kecil,  pake kelapa. Bandreknya pale kelapa muda gitu …. ini juga dah ada dari zaman gw kecil. Tongkrongan ini adanya malem, tempatnya  di sekitar Jl.  A yani juga (Deket toko Maribaya) .

Kalo siang-siang pengen Lotek atau rujak uleg, cari aja di sekitar Jl. A.Yani (juga)  toko Rido. Nah .. didepan toko Rido itu ada yg jualan Lotek & rujak yang enak …. Wah sekelas  Desi Ratnasari aja suka beli disitu deh ….

Trus yang perlu dicoba juga adalah PASTEL & BALABALA (Balabala teh kata orang jakarta mah Bakwan). Makannya pake sambel kacang … uiih makyosss, uenaaak tenan. Cuma ini mah harus pesen ….. kita sebut Balabala  ’Nugraha’. Si bu Ani yang bikinnya. Dia ini belum punya counter sendiri (kalo bulan puasa gini sih bisa dibeli didepan Gg. Nugraha Jl. A. Yani). Sumpah pastel & balabalanya-nya enak banget (sambelnya itu lho..). Mesti kudu dicoba deh …. harganya bisa 3x  lipetnya murahnya dari pastel ma cik, walau begitu rasanya eeeh mmm.. Nih kalo mo pesen ke no. ini aja 0856-59439781.

Aduh …. Makanan apa lagi ya yang bisa disharing ….. ahaaa.. ’Catering’ ibu gw kali ya …. kali aja ada yg mo hajatan di Sukabumi … (hehehehe teuteup ..) 

KHITAN Dalam tinjauan syari’ah, psikologi dan medis

Kembali kefitrah

Fitrah berarti kesucian yang unsurnya terdiri atas benar, baik dan indah
Dalam hadist riwayat Bukhari Muslim, Abu Daud,Tirmidzi, an-Nisa’I, Ibnu Majah dan Ahmad dikatakan bahwa Rasulillah saw. Bersabda, “Ada lima yang termasuk fitrah, yaitu berkhitan,
mencukur rambut kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, dan mengunting kumis.

Abu Hurairah juga mengatakan Rasulullah saw bersabda,”Barang siapa masuk Islam, hendaklah ia berkhitan walaupun sudah dewasa.” Khitan merupakan ajuran Rasul saw. Didalamnya terkandung hikmah-hikmah tertentu yang mungkin masih belum terungkap nilai manfaatnya secara menyeluruh dan utuh. Dengan demikian, berbagai dugaan bisa saja muncul. Berbagai penelitian masih mungkin untuk dilakukan.

Dalam hubungannya dengan kesempurnaan ibadah, terutama shalat, urgensi khitan amat jelas. Shalat secara lahiriyah berhubungan dengan kebersihan jasmani. Untuk menunaikan shalat disyari’atkan agar tubuh dan pakaian yang dikenakan harus bersih dan suci dari hadast, karenanya sebelum sholat diwajibkan untuk berwudhu. Berwudhu membersihkan mensucikan dari hadast kecil, sebelumnya sangat dianjurkan untuk membersihkan kemaluan dan dubur terutama setelah berhajat kecil dan hajat besar.  Seseorang yang sudah dikhitan akan lebih mudah membersihkan dari hadast kecil.

Sehubungan dengan kepentingan kewajiban shalat, sebaiknya anak-anak sudah dikhitakan menjelang usia akil baligh. Tapi kapan khitan itu dilakukan ? tidak di jumpai ketentuan yang
pasti. Al-hasan dan Al-Husein, cucu Rasulullah saw. Dikhitan pada hari ketujuh dilahirkannya. Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dibawah ini :”Rasulullah saw telah menyembelih aqiqah untuk Hasan dan Husein seta mengkhitankan mereka pada hari ketujuh dari kelahirannya.”

Menurut pengikut Imam Ahmad Ibnu Hambal, khitan dianjurkan sejak anak mencapai usia 7 tahun hinga usia akil baligh. Namun, menurut Imam Maliki khitan sebaiknya dilaksanakan  antara usia 7 dan 10 tahun. Jika di usia akil baligh belum sempat dikhitan, ia boleh mengkhitankan dirinya sendiri dan jika tidak sanggup maka gugurlah keharusannya untuk berkhitan (Al-Afifi:94)

Dalam buku Hayatunal Jinsiyah (Kehidupan biologos kita) Dr. Sabri al-Qubbani mencoba mengngkat masalah khitan, beserta segala hal disekitarnya. Dia mengatakan khitan merupakan peraturan kesehatan  yang faedahnya sangt besar. Yakni menghindarkan pelakunya dari  berbagai penyakit dan ganguan kesehatan lainnya.

Berikut ini adalah sedikit faedah-faedah khitan menurut al-Hawani :

Pertama : Dengan memotong Qulfah atau kulup seorang anak, ia akan terbebas dari endapan yang mnegandung lemak, dan lendir-lendir yang sangat kotor. Ini dapat menekan serendah mungkin terjadinya peradangan pada kemaluan, dan proses pembusukan yang diakibatkan oleh endapan lendir-lendir tersebut.

Kedua: Dengan terpotongnya Qulfah, batang kemaluan akan bebas dari kekangan semasa terjadi ketegangan (ereksi)

Ketiga : Dengan khitan kemungkinan terserang penyakit kanker sangat kecil. Realitas menunjukan penyakit kanker penis ternyata banyak diderita oleh orang yang tidak di khitan. Dan jarang sekali
menimpa bangsa-bangsa yang syariat agamanya memerintahkan agar pemeluknya berkhitan.

Keempat : Bila secepatnya mengkhitan sang anak, berarti kita telah menghindarkan dari kebiasaan ngompol di tempat tidur. Penyebab utama  anak mengompol ditempat tidur pada malam hari karena qulfahnya terasa gatal dan keruh (tergelitik).

Kelima : Dengan khitan anak terhinar dari bahaya melakukan onani. Apabila qulfah masih ada, maka lendir-lendir yang tertumpuk dalam gulfah, ini dapat merangsang syaraf-syaraf kemaluan dan mengelitik ujung kemaluan yang merupakan daerah sensitif terhadap rangsangan (stimulus). Maka dia akan sering menggaruknya. Bila hal ini terus berjalan sampai usia puber, maka dia akan semakin sering mempermainkannya sehingga akhirnya kebiasaan itu meningkat pada onani.

Keenam : Para dokter mengatakan secara tidak langsung khitan berpengaruh pada daya tahan sek. Oleh sebagian lembaga ilmiah pernah diadakan suatu sensus mengenai hal ini. Hasilnya menunjukan bahwa orang yang berkhitan mempunyai kemampuan seks yang cukup lama dibandingkan orang yang tidak dikhitan. Falh Gray juga menyatakan berdasarkan penelitiannya, orang yang khitan memiliki ketahanan lebih lama dibanding orang yang tidak dikhitan dalam melakukan hubungan suami istri (al-Halwani :46)
versi lengkap (http://groups.yahoo.com/group/masjid_annahl/message/6)

Ngeblog yuuu ….

Hari ini selasa 17 Oktober, minggu terakhir bulan bulan Ramadhan. Hari pertama belajar blog sama jeng Rizka  (JR)  yang punya blog spirit of me.  

Ternyata spiritnya jeng Riz menular juga, rasa-rasanya kepengen punya blog juga, untuk apa yah ?? nggak muluk dulu deh yang pertama untuk tempat curhat aja kale … selanjutnya seperti kata salah satu bapaknya blog negara ini ‘Budi Putra’ baru deh buat blog yang agak serius sebelum menuju ke serius banget.  

Akhirnya keluar deh blog ini. Tulisan ini saja masih dipaksa jeng Riz katanya sebagai bagian dari pelatihan spirit blognya dia … hehehe ..  trus kita sama-sama buka ’mothercare-ku’ trus melalui tahapan-tahapan sesuai petunjuk dan sampailah pada pengisian tulisan  

JR : ayo mbak sekarang tulis 

Wete : okeh deh … 

JR : aku ke bawah dulu yah ada pak Suryono  

Wete : ehhmmmm iya deh (trus buka word and mikir tulisan deh .. hehe)  

Beres juga nih latihan pertama dari jeng Riz, tinggal posting aja. Seneng juga punya blog, sambil degdegan, abis emang si wete gatek banget nih.  

Thanks alot yang jeng Riz …. Udah  mau digangguin. ini baru hari pertama besok2 pasti lebih sering lagi.  Gapapa kan ??