Balya ikut ke Carita

‘Bu, nanti aku ajak ke Bali juga yah, kaya kaka .. ya bu yah ….” rengekan si kecil Balya setiap kali kami berkumpul di rumah. Kakaknya Haekal memang pernah aku ajak acara Outing IMX ke Bali (Juli 2006). Jadi ketika IMX dipenghujung tahun ini mengadakan mini outing ke Carita, Balya yang pertama aku tawarkan untuk ikut.

A : Balya mau ikut ibu nggak ke pantai Carita ?
B : Sama siapa bu ?
A : Sama temen-temen ibu di kantor ada Laras juga lho (dia dah sering
     denger nama Laras sebelumnya) .
B : ohhhh, kaya kaka ke Bali yah … Naik pesawat yah bu ke Carita
A : enggak sayang, tapi naik bis besar yang  bagus.

(Wah … rupanya Balya masih ingat alasan yang aku sampaikan ketika dia tidak diajak imx outing ke Bali. Saat itu aku bilang ’ De, kalau masih TK nggak boleh naik pesawat’. Hmm ….  Maaf yah sayang ibu berbohong, karena saat itu dananya terbatas …..  hiks ..)

Malam menjelang keberangkatan Balya sibuk dengan perlengkapan yang ingin dia bawa, tas Dora tidak boleh ketinggalan. Sementara Kakaknya kayanya masih berat menerima kenyataan bahwa dia nggak diajak. Untung kali ini alasannya tepat, karena sedang UAS. Dan dengan  santai pula  Balya bilang ke Kakaknya, ’kakak kan udah ke Bali sekarang aku yang ikut ke Carita yah …’ kakaknya tambah  manyun deh.

Senin (18/12) 05.30 kami sudah siap untuk berangkat. Sesampai di IMX, hampir seluruh kru IMX senior dan para juniornya sudah berkumpul. Aku datang bertepatan dengan kedatangan EI dan Nio, jadi segera kuberitahukan pada Balya, itu ada ade Nio, lalu kuperkenalkan juga Balya pada Laras, Denise, Putri, Dio, Dimas dan juga Alif para junior lainnya.

Dalam bis rombongan Junior berdiri di jok belakang sambil sesekali menghadap ke arah belakang atau pada sibuk mencari kerbau sepanjang jalan. Balya yang sebelumnya masih malu-malu karena baru bangun tidur akhirnya bergabung juga di belakang.

Balya terlihat begitu senangnya bermain di laut, saat air laut masih surut dia bersama RA (tante Rani- red), Laras, Putri berjalan diatas batu karang menuju ke tengah laut. Dan ketika laut mulai pasang semua anak-anak berendam dan bermain di laut.

Balya dan teman-temannya asyik bermain,  saking asyiknya mereka terlihat enggan menoleh ketika para ibu memanggil dan memberitahukan bahwa kami semua harus segera bersiap kembali ke Jakarta. CL sampai bilang, ’Waduuuh … anak-anak ngedadak pada budeg tuh dipanggil nggak mau pada nengok … ”. 

Akhirnya semua mau naik ke darat setelah para ibu bilang ada ikan hiu datang … (heuheuheu .. dasar orang tua ngebohongin melulu).  Selesai mandi anak-anak lahap menyantap pop mie yang disediakan panitia. Tapi …. Uuuups, Laras nggak kebagian Pop Mie-nya. Aku bujuk Balya biar mau berbagi, ternyata dia mau. Aku suapin keduanya bergantian sampai habis.. bis..bis ..

Saat anak-anak sedang berenang, CL menangkap percakapan yang lucu antara Laras dan Balya tentang Bali,

 Balya-Laras

L : Waktu di Bali aku masih takut berenang, sekarang aku dah nggak takut Lagi.
B : Maafin aku yah Laras ….
    waktu ke Bali aku nggak bisa ikut, karena nggak boleh sama yang punya pesawat
L : Ya .. udah aku maafin.
(gawat …  anak2 dah bisa curhat sama temen nih … bikin aku merasa bersalah lagi nih .. hiks … )

Karena Cape bermain seharian,  tak heran sepanjang perjalanan pulang Balya tidur dengan lelap dipangkuanku.

Pagi harinya, Balya bangun dengan ceria menyapa semua ’Selamat siang semua, ka … kaka … kemarin aku enak deh berendem di laut pantai Carita’ wah karuan Kakaknya langsung cemberut.

3 Comments

  1. Husband said,

    December 22, 2006 at 10:06 am

    Wah asyik juga baca cerita istri tentang perkembangan Balya dan dalam sosialisasi dengan lingkungan dan aku yakin akan lebih seru lagi kalau ditampilkan juga hasil jepreten fotografer amatir.
    Bagaimanapun aku salut dan angkat jempol atas kerja keras istriku dalam mencari hal hal yang baru termasuk blog ini. selamat and I love u so much

  2. Wete said,

    March 23, 2007 at 7:26 am

    Terima kasih yah dukungannya.
    Balya emang lucu banget deh. dia selalu bisa gabung sama temen-temennya padahal kadang dia pendiam dan pemalu gitu

  3. haekal said,

    August 16, 2008 at 3:47 pm

    Wah!ternyata kecil-kecil udah ngerasain iri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: