Haekal di Khitan

Kali ini Haekal yang bikin kaget, bagaimana nggak sekonyong-konyong dia bilang mau disunat saat liburan semester ini. Aku dan suamiku bertanya-tanya ‘bener nggak sih anak ini dah pengen dikhitan ?’ dia tegaskan ’iya bu’. Jawaban tegas dia justru membuat aku dan suamiku tersenyum bingung, mau dimana yah khitannya ‘Sukabumi atau di Pamulang aja dan kapan baiknya ?’

Kesempatan liburan natal terlewatkan begitu saja, karena kami sangka Haekal belum libur. Jadi ancang-ancang kami ambil, khitan di saat Idul Adha dan tempatnya di Sukabumi di rumah ibuku. Kayanya kakak-kakakku saat itu sedang kumpul untuk merayakan Idul Adha jadi tidak perlu repot lagi mengundang mereka.

Gerak cepat ku telpon bapak dan ibuku mengabarkan rencana ini, dan meminta tolong beliau untuk mendaftarkan Haekal di rumah sakit khitan yang ada di Sukabumi. Jadwal yang ku minta sabtu pagi (satu hari sebelum Idul Adha). No pendaftaran sudah di dapat (no. 12), tapi disarankan untuk datang lebh awal, rumah sakit buka jam 05.30, jadi sapa yang datang duluan bisa langsung masuk.

Setelah sholat subuh, Haekal, suamiku dan bapak, Ibuku  bersiap berangkat. Aku sendiri memilih menunggu di rumah menemani Balya selain itu aku juga belum siap mendengar anakku nangis karena kesakitan.  Ternyata tak lama, Haekal sudah sampai di rumah lagi, dengan digendong ayahnya dia tersenyum-senyum sambil memperlihatkan uang lembaran seratus ribua-an.

Setelah Khitan 3 hari tidak boleh terkena air, hari keempat control lagi .. Wah hari keempat selasa, terpaksa harus cuti mendadak nih. Jadi segera ku SMS my bos ei & cl untuk ngabarin daku cuti hari selasa. (thx ei, cl dan diijinin cuti walau mendadak …:))

Haekal senang banget dapat uang ’nyecep’ dari uwa, bibi, nenek dan juga kakek serta saudar2 yang kebetulan datang ke rumah. Pengen apa sih dia ? ternyata dia bilang sama mbak-nya kalau dia mo ngumpulin uangnya untuk beli handphone.

Yang lucu saat perjalanan pulang ke Pamulang, dia minta ayahnya mengisi bensin full sambil bilang ’Yah …. bensinnya abis tuh, isi full  aja  nanti bayar pake uangku’ (heuheu …..  deuuuh yang punya uang)

1 Comment

  1. Wete said,

    March 23, 2007 at 9:55 am

    Wah ….. Haekal dah mau disunat. dan dia bener-bener gak rewel saat dia sakit


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: