Hajatan si Bungsu ..

winas-wedding.jpg

Khusus  untuk  Agustus tahun 2007 ini, ada peringatan lain lagi, selain ulangtahunku. 18 Agustus ini adikku terkecil yang seorang wartawan koran Seputar Indonesia itu, akan melangsungkan pernikahan.

Namanya juga anak bungsu, uiih lumayan sibuk nih ortuku.   Ada pengajian, ada acara siraman (dulu jaman kita  sih mandi aja sendiri .. hihihi). Nah Kebetulan ortu pengajian itu dilaksanakan pada tanggal 9 sore. Pastinya aku tidak menyia-yiakan kesempatan dong  untuk mengabungkan perayaanku dengan pengajian yang digelar di rumah … ( always nebeng deh … :))

Pernikahan si bungsu ini cukup menghebohkan juga. Maklum resepsi diadakan di Sukabumi, sementara semua anggota keluargaku ada di Lampung, Bandung dan sebagian besar di Jakarta dengan kondisi yang lumayan sibuk, sehingga tidak bisa day to day membantu persiapan ibu dan Bapak di Sukabumi.

Pastinya hanya bapak dan ibu dengan bantuan sepupu2 dan tetangga2 dekat menyiapkan semua persiapan. Nggak heran kalau bapak dan ibu kadang suka bernada tinggi pada anak-anaknya karena tidak ada teman curhat kali ya, jadi kesel sama anak-anaknya yang kurang cukup memberikan perhatian pada persiapan perhelatan ini.

Aku sendiri memang saat itu sedang dalam kondisi full book dengan kegiatan workshop dan seminar untuk Pepsodent dan juga membantu tim Lifebuoy. Belum lagi urusan anak-anak. Kakaku yang lainya itu jauh beda keadaannya.

Untuk menjaga agar ortu tenang, aku dan kaka2ku janjian mengambil cuti dan datang ke Sukabumi lebih awal.

Wah … ternyata memang lebih repot dari acara2 aku atau kaka2ku dulu. Siraman dilakukan satu hari sebelum acara.  Dulu  bapakku paling ngga suka acara2 yang merepotkan seperti siraman dll. Kebetulan dulu kita selalu pake perias yang memang masih family, jadi tahu banget dong bagaimana bapakku. Nah sekarang periasnya rekanan bisnis ibuku dan tidak ada hubungan  saudara jadi … bapak mesti ngikutin deh … hihhihiiii .

Perhelatan akan diadakan di gedung wanita sukabumi, lokasinya nggak jauh dari rumah, gedungnya nggak terlalu besar tapi yang penting dapurnyanya bisa dipake masak gitu loo. (Fyi nih ibuku kan punya usaha catering kecil-kecilan, sama groupnya yang masih saudara2 juga sih …  siapa yang mo pesen bisa lewat aku lho … :))

Saat semua sedang sibuk, tiba-tiba tepat jam 16.00 lampu mati …. aduh sengsaranya… hiks . Saudara-saudara dah berdatangan,  sementara di rumah hanya diterangi lampu tempel dan lilin. Tempat acara beluim selesai, group masak ibuku yang sedang memasak di dapur gedung wanitapun hanya diterangi lilin ….. (wah jangan sampe salah masukin garam ya …. hihihihi)

Jam 23.00, lampu menyala .. syukur semua terkendali ketika lampu menyala. Dan Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar, tamu yang hadir banyak, keluarga besar dari ibu dan bapakku datang.

Selamat Adiiku … semoga menjadi keluarga yang sakinah penuh Rahmat Allah …

3 Comments

  1. iyg said,

    September 29, 2007 at 4:54 am

    biw, sengsaranyah kita

  2. Wete said,

    October 4, 2007 at 2:44 am

    apalagi pas lagi enak nyanyi ‘tenda biru’ prett .. lampu mati …

  3. October 10, 2013 at 10:34 am

    Boleh tau cateringnya namanya apa? sama kalo boleh mw minta nomer cp nya juga🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: