Haekal Menang ….

CTS tournament seri 2 yang ditunggu Si Kaka Haekal akhirnya waktunya tiba juga. 23 – 24 Agustus 2008 tepatnya, tempatnya masih di Citos (namanya juga CTS masa iya di senayan … :)).

Seperti juga di CTS seri 1, kali ini juga menurut aku panitia kurang well organized. Tidak ada wasit yang memimpin pertandingan, otomatis anak-anak yang main harus menghitung sendiri. Bagus sih emang biar mandiri kali ya hehehe, tapi kasihan anak-anak yang masih kecil belum ngerti hitungan ribet banget deh. (kesannya panitia nggak mau rugi aja gitu… hehehe .. sori pak panitia)

Aaah itu nggak penting, yang penting di tournament itu Haekal berhasil jadi juara (hore …). Haekal yang bertanding di kelompok umur 10 tahun regular, dibabak pertama dapat bye. Selanjutnya bertemu dengan Akira Rafi dari Cilandak. Karena bye otomatis Haekal mainnya siang banget ditambah lagi lawannya nggak dateng-dateng.

Ujian pertama Haekal adalah kesabaran, kami dah sampai di lapangan jam 09.30. bersiap pemanasan dan ternyata baru main jam 14.00 (lawannya baru nongol) . Kebayang dong Haekal dah cemberut aja. Syukurnya walaupun dengan sediki Bete dia bisa menyelesaikan babak ini dengan skor telak 6 – 0, dan langsung masuk semi final.

Di semi final Haekal berhadapan dengan Aditya yang dulu pernah mengalahkan dia di seri 1 lalu. Haekal bermain sangat taktis sehingga dengan cepat dapat mencuri point 2-0. Tapi selanjutnya susul menyusul angka tidak terelakkan sampai skor 5-5 dan akhirnya dimenangkan Haekal dengan skor 7-5.

Di point terakhir bola dinyatakan masuk di ujung kanan lapangan, Haekal langsung menjatuhkan diri di lapangan sambil berteriak .. yes … (padahal lapangan lagi panas banget tuh … :))

Jam 14.00 babak Final antara Haekal dengan Irfan akan dilaksanakan di lapangan in door. Suasana lapangan indoor saat ramai banget karena ada pembagian piala untuk kelompok umur lainnya. ’Wah gawat, Haekal pasti nggak konsentrasi kalau suasana seperti ini’ pikirku. Suamiku segera memberitahukan panitia bahwa suasana tidak memungkinkan untuk bermain. Syukurnya keadaan ribut cepet berlalu permainanpun dilanjutkan.

Di Final dimainkan 8 game, artinya skor akhir pemenang harus mencapai game 8 kecuali kalau ternyata skor 7 sama, maka pemenang akan ditentukan dengan tie break.

Di awal permainan Haekal masih tidak konsentrasi, dengan mudah 2 game pertama direbut lawan. Dia mulai emosi (nendang bola segala lho …), kami yang berada dipinggir lapangan berusaha menenangkan dia dan terus menyemangati. Syukurlah Haekal mulai bangkit dan mengejar point menjadi 3-2. Dari situ terus keduanya saling susul menyusul point. Akhirnya Haekal mengunci lawan di point 6 dan Haekal menang dengan Skor 8-6.

Dia meloncat senang, dan langsung berhambur kepinggir lapangan memeluk kami. Ini adalah kemenangan pertamanya setelah 3 kali mengikuti persami tennis. Dia sangat bersemangat untuk tetap berlatih dan mengikuti tournament lagi.

Selamat ya Sayang ….

2 Comments

  1. urbrother said,

    September 4, 2008 at 5:56 pm

    good mom better dad best boy.congratulation

  2. yasmine said,

    January 17, 2009 at 12:55 pm

    slmt yeeee…..smg(semoga)bisa d prthnkn yeeee,,, ekle


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: